Rossi Meninggalkan Stoner

17 10 2009

rossi
Pembalap Yamaha Valentino Rossi tampil sebagai yang tercepat di sesi Free Practice I MotoGP Australia, Jumat 16 Oktober 2009. Juara dunia 2008 itu lebih cepat 0,135 detik dari pembalap tuan rumah, Casey Stoner, yang duduk di peringkat dua.
Dani Pedrosa mengikuti jejak keduanya di posisi tiga. Namun malang untuk rekan setim Rossi, Jorge Lorenzo yang tercecer di posisi enam. Padahal pada MotoGP dua pekan lalu di Estoril, Portugal, Lorenzo berhasil keluar sebagai juaranya.
Sesi free practice kali ini juga diwarnai kecelakaan fatal yang menimpa pembalap Pramac Ducati, Niccolo Canepa. Ia harus menerima perawatan setelah lengan kanannya terluka karena tabrakan di tikungan pertama.
Rekan Canepa, Mika Kallio, juga mengalami hal yang nyaris sama. Namun ia masih masih mampu meneruskan free practice dan duduk di peringkat sembilan.
Kecelakaan ini tak lepas dari kondisi di Sirkuit Phillip Island yang cukup buruk. Namun hari ini, seperti dilansir autosport, cuaca cukup cerah dan bersahabat.





Argentina Akhirnya Lolos Piala Dunia

15 10 2009

Argentina

Montevideo – Argentina lolos dari lubang jarum. Bermain partai hidup-mati melawan Uruguay, ‘Tim Tango’ meraih kemenangan tipis 1-0 dan akhirnya lolos secara langsung ke Piala Dunia 2010.

Sebelumnya posisi Argentina di kualifikasi zona Amerika Selatan cukup kritis. Mereka terdampar di posisi empat klasemen dan terancam digeser oleh Uruguay dan Ekuador yang berada di bawah mereka.

Andai Ekuador sukses menundukkan Chile dan mereka takluk di tangan Uruguay, maka Argentina harus mengucapkan selamat tinggal kepada Piala Dunia. Tetapi Dewi Fortuna tampaknya masih berpihak kepada mereka. Ekuador justru kalah 0-1 dari Chile dan mereka sendiri menang atas Uruguay.

Ucapan terima kasih publik Argentina patut disematkan kepada Mario Bolatti. Gelandang berusia 22 tahun inilah yang mencetak gol tunggal lewat sontekan kaki kanannya di depan gawang Uruguay pada menit 84. Bolatti baru masuk di menit 79 menggantikan Gonzalo Higuain.

Tuan rumah sendiri bermain dengan 10 orang setelah Martin Caceres dikartu merah. Ia menerima kartu kuning kedua pada menit 83 dan akibatnya harus keluar dari lapangan.

Meski lolos, Argentina tampaknya bakal mendapatkan sejumlah catatan. Terutama untuk sang pelatih, Diego Maradona. Permainan mereka melawan Uruguay–dan beberapa laga sebelumnya–relatif jauh dari kata memuaskan.

Sementara Uruguay sendiri bakal memperebutkan tiket ke Piala Dunia melalui jalur play-off. Mereka akan berhadapan dengan penghuni posisi empat dari kualifikasi zona CONCACAF.

Jalannya Pertandingan

Bermain di hadapan pendukung sendiri, Uruguay langsung mengambil inisiatif serangan sejak peluit babak pertama dimulai. Lima menit laga berjalan, Luis Suarez yang lepas dari kawalan bek-bek Argentina mencecar bola hasil umpan terobosan. Ia hanya tinggal berhadapan dengan kiper Sergio Romero.

Namun demikian, Romero ternyata lebih cepat. Ia berhasil menyapu bola lebih dahulu. Beruntung bagi Romero, bola yang kembali memantul badan Suarez bergulir meninggalkan lapangan, bukan ke arah gawang yang sudah tak berpengawal.

Ketatnya pertandingan terlihat dari kartu kuning pertama yang sudah ada sejak menit kesembilan. Kartu kuning tersebut diberikan kepada bek Argentina, Gabriel Heinze. Empat menit berselang kartu kuning kedua lahir, kali ini untuk gelandang Uruguay, Maxi Perreira.

Menit empat belas Argentina mendapatkan tendangan bebas. Juan Veron yang menjadi eksekutornya berhasil mengarahkan bola ke gawang uruguay, tetapi kiper Nestro Muslera berhasil membloknya.

Uruguay gantian membalas lewat Alvaro Pereira pada menit 23. Tetapi sepakannya dari luar kotak penalti masih melambung di atas jala Romero. Gawang Argentina selamat.

Menit 31, Veron kembali mengambil eksekusi tendangan bebas Argentina. Namun demikian, hasilnya masih sama seperti sebelumnya. Sepakan mantan pemain Chelsea itu kembali bisa diblok Muslera.

Angel Di Maria melepaskan sebuah tembakan pada menit 38, tetapi bola justru mengarah tepat ke arah Muslera. Hingga akhir babak pertama skor 0-0 tetap bertahan.

Babak kedua berjalan memasuki menit 50. Diego Forlan mencoba peruntungannya dengan melepaskan tendangan dari jarak 18 meter. Romero tak bereaksi terhadap tendangan ini, dan bola hasil sepakan penyerang Atletico Madrid ini melebar.

Forlan kembali menghadirkan ancaman pada menit 73. Kali ini tendangan bebasnya disambut dengan sundulan oleh Diego Lugano. Sial bagi mereka berdua, Romero masih bisa menepisnya.

Petaka untuk Uruguay muncul pada menit 83. Keteledoran Martin Caceres yang menarik Jonas Gutierrez berbuah kartu kuning kedua untuk bek Uruguay itu, Ia dikartu merah dan Argentina mendapatkan tendangan bebas.

Dari tendangan bebas ini gol tunggal Argentina berasal. Bola operan Lionel Messi kemudian dilanjutkan Veron dengan sebuah sepakan ke arah kotak penalti Uruguay. Bola sempat memantul badan bek Uruguay sebelum jatuh di kaki Mario Bolatti.

Usai menahan bola sejenak, pemain kelahiran 7 Februari itu dengan tenang melepaskan sontekan kaki kanan. Bola bersarang di jala Uruguay dan Maradona yang berada di pinggir lapangan bersorak gembira.

Hingga akhir laga, skor 1-0 untuk kemenangan ‘Tim Tango’ tetap bertahan





Beckham Ke Milan Lagi

15 10 2009

david beckham

David Beckham hampir pasti akan kembali memperkuat AC Milan. Menurut pemain timnas Inggris itu, proses kepindahannya ke Rossoneri sudah 95 persen dipastikan.

Beckham berniat kembali ke Milan, klub yang pernah ia perkuat musim lalu dengan status pinjaman, agar satu tempat di skuad The Three Lions di Piala Dunia 2010 dapat ia amankan.

Sebelum bergabung dengan Milan, gelandang berusia 34 tahun itu terlebih dahulu akan menyelesaikan musim Major League Soccer (MLS) bersama Los Angeles Galaxy, timnya saat ini.

“(Perpindahan) Itu sudah dekat. Saya selalu bilang saya ingin kembali ke sana jika mereka menginginkan saya,” ujar Beckham seusai membela Inggris mengatasi Belarusia seperti dikutip Sky Sports.

Musim lalu, Beckham hanya memperkuat Milan selama tiga bulan saja. Walau cukup singkat, eks pemain Manchester United dan Real Madrid itu memberikan impresi yang lumayan positif di San Siro.

“AC Milan pernah bilang bahwa mereka menginginkan saya kembali sejak saya pergi dari sana untuk pulang ke Amerika. Sekarang, mereka mengatakan hal yang sama,” kata Beckham.

“Prosesnya sudah 95 persen rampung, jadi saya tak tahu kenapa hal itu tidak bisa dilakukan secepatnya,” tutup Beckham.





Woods, Atlet Pertama Tembus US$ 1 Miliar

10 10 2009

Tiger Woods saat ini tercatat sebagai olahragawan pengumpul hadiah terbanyak sepanjang sejarah. Dia menjadi atlet pertama yang mampu menembus angka US$ 1 milar atau sekitar Rp 9,661 triliun.

Klaim sebagai olahragawan pertama yang menembus US$ 1 Miliar tersebut tak datang dari sembarang institusi. Adalah majalah keuangan dan bisnis, Forbes, yang merilisnya usai pegolf Amerika Serikat itu memenangi FedEx Cup pekan kemarin.

Woods mendapat hadiah uang sebesar US$ 10 juta atas keberhasilannya menang di FedEx. Dengan total ada enam gelar juara berhasil diraih sepanjang 2009 ini, jumlah kekayaan Woods dari uang hadiah saja bertambah lebih dari US$ 100 juta.

“Forbes sudah mulai menelusuri pendapatan Tiger sebelum dia terjun ke pro. Saat memasuki tahun 2009, Woods sudah mengumpulkan US$ 895 juta. Dan berdasar estimasi kami, setelah menghitung hadiah uang, bayaran atas penampilannya, endorsement, bonus dan bisnis sekolah golf, serta uang sebesar US$ 100 juta yang didapat sepanjang tahun ini maka jumlah pendapatannya kini mencapai 10 digit,” tulis Forbes di situs resminya.

Dengan usia yang baru 33 tahun, jumlah pendapatan Woods jelas masih sangat mungkin bertambah. Sejak terjun ke golf profesional tahun 1996 silam, sudah ratusan titel juara berhasil dia menangkan, termasuk di antaranya 71 gelar PGA Tour dan 31 kemenangan di European Tour.





Justin Timberlake Bikin Lapangan Golf Ramah Lingkungan

10 10 2009

Kesuksesan di dunia tarik suara tak membuat penyanyi Justin Timberlake puas begitu saja. Dia pun memutar keuangannya di usaha bidang olahraga golf.

Justin pun membuat lapangan golf yang berkolasi di Memphis, Tennesse, AS. Dulunya, lapangan golf yang bernama Woodstock Hills ini sempat menjadi tempat latihan pertama bagi Justin untuk memperlancar aksi ‘swing’ nya dalam bermain golf.

“Dari dulu saya sudah menyukai tempat ini. Lalu ketika saya mendengar lapangan golf ini akan dilelang, saya pun langsung tertarik untuk mengembangkannya. Akhirnya saya putuskan untuk membelinya,” ujar Justin seperti dilansir melalui PGATour.com, Sabtu (25/7/2009).

Kini, di bawah tangan Justin, lapangan golf tersebut berganti nama menjadi Mirimichi Golf Course. Uniknya, Justin membuat semua hal di dalam lapangan ini serba ‘ramah lingkungan’. Tidak heran jika kemudian, lapangan golf ini menjadi satu-satunya tempat yang mendapatkan sertifikasi Audubon International’s Classic karena aksi ‘green’ nya.

Kesan ramah lingkungan ini ditunjukkan Justin melalui sistem irigasi yang unik. Dalam lapangan golf tersebut, pihak manajemen mengaplikasikan pola irigasi yang memanfaatkan air hujan. Selain itu, pepohonan dan rumput yang menghiasi merupakan hasil tanaman asli yang kemudian didesain sedemikian rupa. Bahkan kendaraan golf yang mampu membawa para pegolf berkeliling lapangan pun dibuat dengan konsumsi energi yang berasal dari matahari dengan menggunakan solar panel.

“Ini merupakan lapangan golf pertama di AS yang sangat ramah lingkungan. Saya sangat puas karena selain memiliki tanah yang luas, saya juga mampu mengaplikasikan aktivitas ramah lingkungan,” ujar Justin.





SBY, Bom, dan Diplomasi Golf

10 10 2009

Hari Minggu tanggal 26 Juli 2009 lalu, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) didampingi Ibu Negara menyerahkan piala kepada pegolf India, Gaganjeet Bhullar.

Dia adalah juara Golf International Tournament Indonesia President Invitation 2009. Turnamen golf bergengsi itu diselenggarakan di Damai Indah Golf BSD Tangerang. Selain Piala Presiden, turnamen yang diikuti 156 peserta dari 24 negara itu juga memperebutkan hadiah total USD400.000.

Turnamen golf internasional bukan yang pertama diselenggarakan oleh dan di Indonesia. Sebelumnya, Indonesia telah menjadi tuan rumah serangkaian turnamen kelas dunia sejenis. Namun kali ini, mengingat turnamen tersebut diselenggarakan hanya beberapa hari setelah ledakan bom di hotel JW Marriott dan Ritz Carlton, Jakarta, dan di tengah sisa-sisa ketakutan banyak orang, maka turnamen golf itu menjadi sangat penting dan bersejarah. Tidak saja bagi komunitas dan pencita olah raga golf di dalam dan di luar negeri, juga bagi bangsa kita secara keseluruhan yang baru saja melewati deraan bencana.

Titik Hitam

Ledakan bom tanggal 17 Juli 2009 itu mengakibatkan negeri kita kembali dilihat banyak orang, terutama warga asing sebagai tempat yang kurang aman dikunjungi untuk sementara waktu. Dunia pun marah, mengutuk dan mengecam. Terlebih setelah tragedi itu ancaman bom merebak pula ke sejumlah tempat vital lain, khususnya di Jakarta.

“Titik hitam dalam sejarah kita,” geram SBY. Rupiah sempat goyah dan harga saham gabungan turun, meski tak separah akibat bencana bom yang pernah terjadi sebelumnya. Kunjungan wisatawan asing pun terganggu. “Travel warning” lalu diumumkan oleh negara-negara sahabat.

Orang Indonesia bahkan membatasi diri pula untuk bepergian meninggalkan rumah, sekadar sebagai tindakan berjaga-jaga. Inilah tak enaknya bila teroris beraksi, mengancam, dan menghancurkan, di mana pun tempat dan negaranya.

Meyakinkan Dunia

Turnamen golf internasional di BSD itu berlangsung baik, aman, dan lancar. Di luar kegiatan resmi, para pemain dan anggota tim negara asing menjalankan kegiatan tanpa hambatan. Mereka percaya pada jaminan keamanan Indonesia pascaledakan bom. Mereka juga memahami bahwa ledakan bom bisa terjadi di mana pun, termasuk di negara-negara asal mereka sendiri.

Kehadiran SBY pada turnamen tersebut tidak semata-mata dapat dilihat karena turnamen menyandang label Piala Presiden. Lebih dari itu, SBY menunjukkan perhatian yang besar dan positif terhadap olahraga golf, menghargai tamu-tamu bangsa Indonesia dari luar negeri, serta meyakinkan dunia bahwa keamanan Indonesia pascaledakan bom segera pulih dan kembali normal.

Berbagai turnamen olah raga, seperti golf, dapat dijadikan media promosi Indonesia yang efektif di forum dunia. Banyak pencinta olahraga mengenal lebih dekat suatu negara hanya karena events kejuaraan internasional diselenggarakan di negara itu. Ini tentunya tak terlepas dari peranan media pers. SBY sendiri memberikan arahan agar jangan ada events internasional dan nasional di Indonesia yang dibatalkan terkait bom JW Marriott dan Ritz Carlton.

Perihal Manchester United memang waktunya sangat berdekatan dengan tragedi bom itu, sehingga bisa dimaklumi. Diplomasi golf SBY hendaknya dapat dimaknai, dipahami, dan diikuti pula oleh para pemimpin lain di negeri ini, baik di pusat maupun di daerah.

Bahwa dengan menyelenggarakan, menggagas, mendukung dan memfasilitasi berbagai events nasional dan internasional yang diliput media massa secara luas, khususnya di bidang olahraga, upaya recovery dan meningkatkan pencitraan Indonesia di luar negeri tentu memperoleh hasil lebih baik.

Golf dan Pariwisata

Olahraga golf dan pariwisata tak bisa dipisah. Banyak negara di dunia mengandalkan golf sebagai sumber penting devisa negara. Indonesia kini tengah ke sana. Menurut Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Jero Wacik yang juga Ketua Persatuan Golf Indonesia (PGI), sebagian wisatawan asing yang berkunjung ke beberapa tempat di Jawa ternyata semata-mata hanya untuk bermain golf.

Lihat, 25% wisatawan Korea Selatan ke Indonesia hanya untuk golf. Ini luar biasa. Belanja mereka di Indonesia tentunya tidak sedikit. Perkembangan yang sama terjadi di beberapa negara Asia Tenggara. Malaysia, Thailand, dan Filipina kini menjadi tujuan ramai wisatawan golf. Kementerian Pariwisata Filipina bahkan secara khusus menyebut pemain golf dari Jepang sebagai “quality tourist” karena begitu banyak wisatawan negeri itu masuk ke negeri itu untuk golf.

Devisa negara pun tentu mengucur besar dan deras. Benar, kini dan ke depan, olahraga golf menjadi salah satu andalan wisatawan negara, terutama negara-negara kawasan Asia. Jika pada 1970-an jumlah lapangan golf di Asia Tenggara hanya sekitar 50, sekarang lebih 500.

Di Indonesia terdapat sekitar 200 lapangan golf. Jika Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata mengajukan dana Rp100 miliar untuk pemulihan pariwisata nasional pascaledakan bom, maka peran serta pengusaha, marketingdan event organizer olahraga golf, serta olahraga lain di Indonesia tentunya juga perlu ditingkatkan, didukung dan difasilitasi dengan baik.

Mereka adalah pahlawan pariwisata nasional kita. Sukses besar “Japan Executive Gathering Tournament, Indonesia Golf Promo 2009” yang diselenggarakan di Karuizawa, Jepang, oleh Javaline bersama Asian Senior Golf Amateur Association (ASGA) dan Kedutaan Besar RI di Tokyo April 2009 lalu membuktikan potensi wisata golf Indonesia sangat besar.

Indonesia lalu semakin mengukuhkan diri menjadi tujuan utama dan referensi golf Asia, terlebih setelah Agoes S Soelewah dari Indonesia menjuarai turnamen itu. Direktur Jenderal Pemasaran Pariwisata Sapta Nirwandar sangat yakin olahraga golf semakin penting bagi pariwisata Indonesia ke depan.

Apalagi golf menunjang pertumbuhan berbagai sektor ekonomi lain. Terpenting, agar apa pun events nasional dan internasional di Indonesia dapat diliput luas oleh media pers dalam dan luar negeri. Biaya yang dikeluarkan tentu tak semahal memasang iklan promosi di stasiun-stasiun TV internasional.





Markus Horison Calon Pemain Terbaik Asia

10 10 2009

markus

Asosiasi sepakbola Asia AFC merilis 15 nama yang masuk nominasi pemain terbaik tahun 2009. Dalam daftar tersebut terdapat nama penjaga gawang tim nasional Indonesia, Markus Horison Rihihina.

Daftar yang dikutip dari situs resmi AFC pada hari Kamis (8/10/2009) tersebut didominasi oleh Jepang, Arab Saudi, dan Korea Utara. Terdapat tiga pemain asal Negeri Sakura, serta masing-masing dua pemain dari Arab dan Korut.

Ada pun penentuan nama-nama calon pemain terbaik dilihat berdasarkan penampilan mereka di setiap ajang internasional yang diikuti baik itu di tingkat klub atau pun tim nasional.

Laga final Piala Dunia memiliki poin tertinggi yakni 60, diikuti oleh final Piala Asia, Olimpiade (keduanya 40 poin), kualifikasi Piala Asia (25 poin), kualifikasi Piala Dunia putaran keempat (25 poin), kualifikasi Piala Dunia putaran ketiga (20 poin).

Sementara itu di tingkat klub akan dihitung dari penampilan di Liga Champions Asia (15 poin) dan AFC Cup (10 poin).

Selain tampil memperkuat Indonesia di ajang internasional bersama tim Merah Putih, Markus juga membela PSMS Medan di kancah AFC Cup. Penjaga gawang yang musim depan membela Arema Malang tersebut membawa Ayam Kinantan hingga 16 Besar sebelum dikandaskan Chonburi 0-4.

Ada pun penganugerahan gelar pemain terbaik digelar pda 24 November di Hotel Shangri-la, Kuala Lumpur, Malaysia.





Hamilton Pasrah Kehilangan Gelar

10 10 2009

hamilton

Juara dunia Formula 1 pada 2008, Lewis Hamilton, pasrah jika kehilangan gelarnya tahun ini. Menurut pembalap dari Inggris itu, cukup sulit mempertahankan gelar dengan kondisinya kini. Karena itu, ia akan menggunakan empat seri balapan tersisa sebagai persiapan untuk tampil lebih baik tahun depan.

Pembalap tim McLaren ini bahkan tidak menolak pernyataan berbagai pihak bahwa ia pasti kehilangan gelar, sejak ia mengalami kecelakaan di putaran terakhir balapan di Sirkuit Monza, Italia, dua minggu lalu.

“Menjadi juara dunia adalah hal yang sangat mengagumkan, saya tidak akan pernah bisa melupakan bahwa saya pernah menjadi nomor satu di sini,” kata Hamilton dalam persiapannya untuk tampil dalam Grand Prix Singapura di sirkuit jalan raya Marina Bay, Singapura, malam ini.

Menurut Hamilton, balapan tahun ini merupakan pertandingan yang sangat berat. Ia pun mengatakan dirinya bukanlah sang juara bertahan seperti yang sering disebutkan orang-orang. “Sebab, saya tidak dalam posisi mempertahankan juara, saya tidak pernah mendapat kesempatan tersebut tahun ini. Saya hanya menunggu sambil melakukan hal terbaik yang bisa saya lakukan,” katanya.

Tahun ini memang masa buruk bagi Hamilton. Apalagi ia membalap dengan mobil yang tidak kompetitif. Musim ini Hamilton baru sekali jadi juara di Hungaria pada Juli lalu. Hamilton baru mengumpulkan nilai 27 poin, terpaut jauh dari pemimpin klasemen sementara pembalap, Jenson Button, yang mengumpulkan 80 poin.

“Kami mengalami masa-masa sulit saat ini, tapi mendapat pengalaman berharga. Bagaimanapun, saya bakal kembali lagi tahun depan dengan lebih baik lagi dan berusaha bersama tim agar semuanya berjalan lancar,” kata Hamilton.

Menghadapi balapan di Marina Bay, yang digelar malam ini, Hamilton bakal mengeluarkan semua kemampuannya. Tahun lalu, di Marina Bay, Hamilton finis di posisi ketiga. “Saya selalu mencari kemenangan, empat balapan terakhir memberi kami lebih banyak kesempatan meraih kemenangan,” kata dia.

Sedangkan tim Brawn GP optimistis bisa meraih kemenangan di Marina Bay. “Mobil saya terasa cukup bagus, dengan beberapa perbaikan tambahan. Kami siap menyambut akhir pekan yang indah,” kata Button.

Barrichello menyampaikan hal senada. “Kami berfokus pada balapan Minggu nanti sama halnya dengan mobil yang melaju cepat di lintasan. Saya siap untuk balapan itu,” kata pembalap asal Brasil tersebut.





Djokovic Melangkah ke Final, Nadal Terjungkal

10 10 2009

Beijing – Novak Djokovic melaju ke laga puncak China Open usai mengakhiri perlawanan Robin Soderling. Di final, Djokovic akan bertarung dengan Marin Cilic yang menundukkan Rafael Nadal.

Djokovic mengalahkan Soderling dalam laga yang digelar Sabtu (10/10/2009) siang WIB lewat pertarungan dua set langsung, 6-3, 6-3. Dalam pertarungan ini, Djokovic sukses membukukan enam aces dan mematahkan servis Soderling empat kali.

Di set pembuka, Soderling bisa memepet perolehan angka Djokovic dengan skor 3-4. Namun petenis asal Serbia itu sukses menambah angka dan menang 6-3.

Di set kedua, Soderling sempat unggul 2-0. Usai menyamakan skor menjadi 2-2, Djokovic tak terbendung dan memastikan tiket ke final dengan kemenangan 6-3. Selain mengantarkan ke laga puncak, kesuksesan ini juga akan membawa Djokovic menduduki peringkat ketiga ranking dunia.

Lawan Djokovic di final yang digelar Minggu (10/10/2009) adalah Marin Cilic. Petenis Kroasia itu melangkah ke laga puncak usai mengkandaskan Rafael Nadal.

Di set pertama Cilic mengatasi petenis nomor dua dunia itu dengan skor 6-1.

Memasuki set kedua, Nadal yang kembali dalam posisi tertinggal, sempat mendekati perolehan angka petenis peringkat ke-15 dunia itu dengan skor 3-5. Namun Cilic berhasil mengakhiri perlawanan Nadal dengan skor 6-3.





Duel Rusia di 4 Besar

10 10 2009

Beijing – Svetlana Kuznetsova dan Nadia Petrova sukses mengatasi lawan-lawannya di babak perempatfinal turnamen China Terbuka. Hasil itu membuat kedua petenis wanita asal Rusia itu harus saling ‘bunuh’ di partai semifinal.

Dalam laga yang digelar di Olympic Tennis Centre, Beijing, Jumat (9/10/2009) sore WIB, Kuznetsova berhasil melewati hadangan rekan senegaranya Anastasia Pavlyuchenkova. Petenis yang diunggulkan di tempat keenam itu menang mudah dua set langsung, 6-3 dan 6-3 dan menyudahi kehebatan Pavlyuchenkova yang mengalahkan unggulan ketiga. Venus Williams, di babak pertama.

Sementara di laga kedua hari ini, Petrova terus melanjutkan sensasinya di turnamen. Menyingkirkan unggulan kedua yang juga calon petenis nomor satu dunia, Serena Williamas, di babak ketiga kemarin. Kini Petrova menyingkirkan petenis tuan rumah, Shuai Peng, yang juga sempat menyingkirkan si Cantik, Maria Sharapova, di babak yang sama.

Dalam pertarungan ketat selamat tiga set itu, Petrova sempat kehilangan set pertama setelah kalah 6-7. Untuk kemudian di dua set selanjutnya, Petrova pun menuntaskan perjalanan Peng di turnamen ini dengan 6-3 dan 6-2.

Partai semifinal antara Kuznetsova dan Petrova akan dihelat kembali di Olympic Tennis Centre Beijing, Sabtu(10/10) waktu setempat